Fakta-Fakta Unik yang di Miliki Seputar Bulan

Fakta-Fakta Unik yang di Miliki Seputar Bulan

Dari Bumi, kita bisa melihat Bulan dengan cukup jelas tanpa menggunakan alat bantu optik seperti teleskop dan binokular. Tampaklah bahwa Bulan memiliki permukaan yang kecerahannya tidak seragam, ada bagian yang terang dan ada yang gelap. Dan secara sekilas, Bulan tampak memiliki permukaan yang datar/halus. Begitulah anggapan masyarakat di jaman dahulu. Pandangan tersebut baru berubah ketika Galileo menggunakan teleskopnya untuk mengamati Bulan 400 tahun yang lalu (inilah latar belakang pencanangan tahun 2009 ini sebagai Tahun Astronomi Internasional atau IYA 2009). Galileo mendapati bahwa permukaan Bulan tidaklah rata, tetapi berbukit-bukit dan memiliki banyak kawah. Dan karakteristik permukaan Bulan itu juga berhubungan dengan kecerahannya.

Daerah yang tampak terang memiliki permukaan yang berbukit-bukit dan penuh kawah, sedangkan daerah yang tampak lebih gelap adalah permukaan yang memiliki sedikit kawah. Mereka pun kemudian memberikan nama dataran tinggi untuk bagian yang terang dan penuh dengan kawah, serta “mare” (berarti laut dalam bahasa Latin) untuk bagian yang gelap dan sedikit kawah. Penamaan lautan ini, sebenarnya adalah sebuah salah kaprah karena di Bulan tidak ada laut, dilakukan karena dataran gelap tersebut tampak seperti lautan.

Ketika terjadi gerhana bulan, masyarakat tempo lalu kerap membunyikan kentongan atau apapun untuk mengembalikan bentuk bulan yang bulat. Mereka meyakini jika pada kejadian itu ada raksasa yang sedang memakannya. Dengan membunyikan alat pukul diyakini raksasa tersebut memuntahkan kembali sang rembulan. Padahal cerita ini mitos belaka.

Nah dikutip dari laman Republika, berikut beberapa fakta seputar bulan:

  • Kata bulan dalam bahasa Inggris “moon” jadi dua lagu judul lagi yang cukup hits dari 10 lagu terbaik abad 20. Lagu tersebut adalah Moon River dan Blue Moon.
  • Kecepatan servis petenis Andy Murray mencapai 141 mph atau 227 km/jam. Ini setara dengan kecepatan yang bisa mengantarkan seseorang sampai di bulan dalam tempo 65 hari.
  • Dalam sensus tahun 2000 di Kores Selatan, sebanyak 426.927 warga di sana menggunakan nama yang bermakna “bulan”.
  • Zaman Romawi muncul anggapan dari Gaius Plinius Secundus bahwa bulan lebih besar ukurannya dari bumi. Dia adalah seorang penulis  yang kerap dipanggil “Plinius yang Tua”
  • Jarak antara bumi dan bulan sering berubah. Penyebabnya orbit bulan saat mengelilingi bumi bentuknya elips sehingga terjadi variasi jarak antara 221.500 mil sampai 252.700 mil. Setiap tahun jarak bumi-bulan bertambah 1,5 inchi.
  • Jika diameter bulan diserupakan dengan jarak antar kota, maka serupa dengan jarak perjalanan antara kota Perth ke Brisbane di Aurstralia. Diemeter bulan adalah 2.159 mil atau sekira 3474,574 kilometer.
  • Pada saat terjadi supermoon, bumi-bulan berada di jarak paling dekat. Oleh sebab itu bulan terlihat lebih besar dari biasanya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

IBX5AB07DBBC725F