6 Tes Kesuburan Ini Harus Dilakukan Sebelum Anda Promil

6 Tes Kesuburan Ini Harus Dilakukan Sebelum Anda Promil

Apakah Anda sudah pernah mencoba tes kesuburan sebelum promil? Jika belum, Anda sebaiknya harus lakukan segera. Tes kesuburan dapat mendeteksi kesuburan dan kehamilan sejak minggu pertama. Berikut 6 tes kesuburan yang bisa Anda coba.

  1. Grafik Basal Tubuh

Untuk melacak suhu basal tubuh (dan lendir serviks) Anda, pengukuran suhu badak harus dilakukan setiap pagi. Caranya, lakukan secepatnya setelah Anda bangun dan sebelum bangkit dari tempat tidur. Pengukuran itu dilakukan selama sebulan dan catat data tersebut ke dalam grafik. Pilihan lain dengan membeli alat prediksi ovulasi di apotek. Cara kerjanya yaitu mendeteksi lonjakan hormon luteinizing (LH) dalam urin sebelum terjadi ovulasi.

  1. Tes Darah untuk Mengetahui Kadar Hormon dalam Tubuh

Tes ini mengharuskan pengambilan darah Anda dan suami yang kemudian akan dicek ke laboratorium. Anda dianjurkan pergi ke Dokter untuk tes darah. Dokter biasanya akan menguji kadar LH, hormon stimulasi folikel, hormon stimulasi tiroid, estrogen, prolaktin, dan hormon Anti-Mullerian.

  1. Tes Histerosalpingogram untuk Melihat Tuba Falopi dan Abnormalitas

Tes ini menggunakan X-ray dan berguna untuk melihat keadaan tiba falopi. Selain itu dengan tes ini dapat kita tahu struktur uterus apakah normal atau ada gangguan. Hal-hal yang dapat memengaruhi kesuburan seperti gangguan polip, fibroid, jaringan parut, atau abnormalitas uterus juga dapat diketahui. Cara tes ini yaitu dokter menyuntikkan pewarna khusus melalui leher rahim ke dalam rahim dan tiba falopi.

  1. Tes Laparoskopi dengan Anestesi

Laparoskopi ini yaitu salah satu bedah rawat jalan. Tes kesuburan Ini digunakan untuk memeriksa panggul. Sebelum tes ini dilakukan dokter melibatkan anestesi. Tujuan pemeriksaan ini untuk melihat potensi jaringan parut, kelainan panggul, dan endometriosis.

Tes pewarna akan menunjukkan sebab tiba falopi dapat tersumbat. Dokter akan melakukan tes ini dengan bius total dan berlangsung kurang lebih 15 menit. Sayatan kecil di perut akan dilakukan untuk memasukkan alat. Setelah melakukan tes ini Anda harus istirahat selama 1-2 hari dan minum obat penghilang rasa sakit.

  1. USG Transvaginal

Pada USG ini, dokter akan menggunakan alat probe ultrasound dalam vagina. Fungsi alat ini untuk menentukan keberadaan folikel dalam ovarium dan mengidentifikasi panggul. USG Transvaginal ini dilakukan saat promil untuk mengetahui kematangan sel telur.

Jika sel telur diindikasikan sudah matang, maka Anda bisa fokus melakukan pembuahan. Kelebihan USG ini yaitu menghasilkan gambaran lebih detail dan mampu mendeteksi kehamilan lebih akurat.

  1. Clomiphene Challenge Test

Tes ini bertujuan untuk mengukur respon ovarium pada pengobatan kesuburan. Prosesnya diawali dengan tes darah pada hari ketiga, setelah periode dimulai. Pada hari kelima, barulah obat kesuburan clomiphene citrate (klomid) untuk dikonsumsi selama kurang lebih 5 hari.

Jika Anda mengalami masalah kesuburan ada baiknya mencoba tes kesuburan sebelum promil. Anda dan pasangan sebaiknya meluangkan waktu untuk melakukan tes. Tetap semangat merencanakan kehamilan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

IBX5AB07DBBC725F